Asisten II Setda Buka Pelatihan Transpormasi Digital dan Vokasilan Kerajinan Rotan

By kabarbor - November 9, 2022 |
Post View : 232
Views
IMG-20221109-WA0028

Muara Teweh – Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah melalui Asisten II Setda Barito Utara H Rahmad Muratni membuka secara resmi kegiatan pelatihan pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern bagi pengurus koperasi dan pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan bagi pelaku usaha mikro dan kecil Kabupaten Barito Utara tahun 2022, di aula MTsN Muara Teweh, Rabu (9/11/2022).

“Dua kegiatan pelatihan ini merupakan perwujudan dari salah satu program Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah RI melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah yang bersumber dari DAK non fisik program pengembangan kapasitas koperasi, usaha mikro dan kecil (PK2UMK), yang bertujuan memperkuat produktivitas dan daya saing koperasi, usaha mikro dan kecil melalui kegiatan pelatihan,” kata Rahmat Muratni membacakan sambutan bupati.

Dijelaskannya, kegiatan peningkatan SDM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha koperasi, usaha mikro dan kecil melalui kegiatan pelatihan, hal ini selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah Barito Utara periode 2018 – 2023 yaitu terwujudnya masyarakat Barito Utara yang religius, mandiri dan sejahtera melalui percepatan peningkatan pembangunan di bidang sumber daya manusia, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

“Penyelenggaraan pelatihan ini juga merupakan momen penting dalam membangun sinergi antara pemangku kepentingan di Provinsi dan di Kabupaten dalam upaya memberdayakan koperasi, usaha mikro dan kecil di daerah kita dan kehadiran kita bersama-sama di tempat ini adalah wujud nyata komitmen dan bukti bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut bupati melalui Asisten II menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah atas kerjasama yang baik dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini.

“Semoga jalinan kerjasama ini dapat menjadi motivasi untuk memberikan keberpihakan yang berkesinambungan bagi pembangunan dan pengembangan Koperasi dan UKM, serta menjadi representasi yang baik dan stimulant bagi daerah lain untuk berpacu mengaktualkan komitmennya demi kemajuan dan kemandirian Koperasi dan UKM di daerah kita,” imbuhnya.

Dikatakannya, pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern ini bertujuan agar para peserta dapat mengerti dan mampu menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi, karena digitalisasi merupakan suatu keniscayaan. pilihannya hanya ada dua, terlibat atau terlibas.

Menurut Asisten II, urgensi dan signifikansi digitalisasi koperasi sejalan dengan tantangan era revolusi lndustri 4.0 yang menuntut seluruh kegiatan ekonomi bergeser dari metode konvensional menjadi lebih modern.

“Pandemi Covid-19 juga turut mengakselerasi pergeseran tersebut, dimana kegiatan usaha dan ekonomi berubah dari yang semula offline menjadi online serta penggunaan teknologi digital yang lebih masif,” kata dia lagi.

Karena itu, ia menambahkan digitalisasi koperasi merupakan sebuah tuntutan agar koperasi terus berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. “Dan bagi peserta pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan, sesuai dengan namanya “Vokasional”, saudara akan mempelajari teori dan praktek secara proporsional yang berorientasi pada peningkatan keterampilan saudara dalam mengolah kerajinan berbahan dasar rotan,” katanya.

Dirinya juga berharap kiranya narasumber atau pengajar berkenan menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh para peserta, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diterima dapat diaplikasikan dengan baik.

“Kepada peserta pelatihan saya berharap saudara-saudara dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya dan berdiskusi dengan pengajar yang ada. Sehingga setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan kepada seluruh peserta memiliki kompetensi pengetahuan dan keterampilan serta dapat menerapkannya,” kata Rahmad Muratni.

Sehingga mampu mengembangkan usaha, menciptkan lapangan pekerjaan atau berwirausaha serta meningkatnya ekonomi, pendapatan keluarga. “Kita juga berharap melalui kegiatan ini dapat menanggulangi dampak pasca Covid-19 dan inflasi daerah yang terjadi saat ini,” pungkasnya.(ard)

91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d

kabarbor

Artikel Terkait