Tingkatkan PAD Alat Berat, Komisi III DPRD HSS Kunker ke Dishub Barito Utara

By kabarbor - January 6, 2022 |
Post View : 236
Views
Ket foto : Ketua Komisi III DPRD Hulu Sungai Selatan Yuniati (tengah) bersama Kadis Perhubungan Barito Utara H Fery Kusmiadi foto bersama usai pertemuan dalam rangka kunjungan kerja di Dinas Perhubungan, Kamis 6 Januari 2022

MUARA TEWEH – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) alat berat, Komisi III DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) Kandangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara, Kamis 6 Januari 2022.

“Alhamdulillah pada hari ini DPRD HSS dapat bersilaturahmi ke Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara guna menggali informasi berkenaan dengan Lalu lintas. Pada hari ini sangat banyak manfaat yang kami dapatkan apa yang sudah disampaikan oleh Kadis Perhubungan,” kata Ketua Komisi III DPRD Hulu Sungai Selatan Yuniati, usai pertemuan dengan jajaran Dinas Perhubungan.

Yuniarti mengatakan kunjungan ini salah satunya adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di bidang alat berat yang masuk ke Pemkab HSS. “Dimana di daerah kami akan membuat perda terkait alat berat yang beroperasi di daerah kami,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, DPRD Hulu Sungai selatan akan membuat perda Inisiatif untuk perusahaan-perusahaan guna mendongkrak PAD daerah. “Dari paparan yang disampaikan oleh Pak Kadis tadi banyak sekali yang dapat kami serap dari hasil kunjungan ini,” ucap Ketua Komisi III Yuniati ini.

Ditempat yang sama Kadis Perhubungan Barito Utara H Fery Kusmiadi mengatakan saat menyampaikan paparan kepada anggota DPRD Komisi III HSS bahwa Kabupaten Barito Utara sudah dapat menghasilkan PAD di tahun 2021 yang melebihi Rp 5 Miliar.

“Dengan adanya kunjungan dari Komisi III DPRD Hulu Sungai Selatan ada peluang untuk tambahan PAD daerah HSS,” kata Kadis Perhubungan, H Fery Kusmiadi.

Dikatakannya, dengan Perda tersebut, di tahun 2021 lalu ini dari hasil tempat labuh, pendaratan alat berat dengan KIR dapat menghasilkan PAD sebesar Rp5,3 miliar lebih. “Kami sudah berdiskusi menyangkut perda yang akan dibuat oleh beliau di Komisi III nantinya,” tukas Fery yang pernah menjabat menjadi Kadis PUPR Barut ini.(Red)

91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d

kabarbor

Artikel Terkait