Programkan Satu Desa Satu Sarjana, PT. Padang Karunia Group Teken MoU Dengan Politeknik Muara Teweh

IMG-20211005-WA0003

MUARA TEWEH-Terobosan baru dilakukan PT Padang Karunia Group (PKG) dalam membantu masyarakat di sekitar perusahaan dalam mengenyam pendidikan.

Terobosan tersebut Dicetuskan melalui penandatanganan MoU antara PT. PKG dengan Politeknik Muara Teweh di Gedung Polimat, Jalan Negara Km 8 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Senin (4/10) kemarin.

Nota kesepahaman ini ditandatangani Direktur Politeknik Muara Teweh, Noor Ideal dan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Hamparan Mulya, AM Harjanto. Kesepakatan tercapai, setelah perguruan tinggi itu bersama Padang Karunia Group (PKG) yang merupakan induk PT Hamparan Mulya (HM), sepakat mengadakan kerjasama.

Salah satunya, penerimaan mahasiswa dari beasiswa program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Tri Dharma Pendidikan.

Sebelum meneken MoU, Direktur Politeknik Muara Teweh (Polimat), Noor Ideal mengungkapkan rasa bangga kepada perusahaan pertambangan batu bara ini karena menitipkan anak-anak sekitar perusahaan untuk menempuh pendidikan di Polimat.

“Baru kali ini dan satu-satunya perusahaan yang memperhatikan pendidikan masyarakat sekitarnya, mudah-mudahan ini awal untuk membuka mata kita semua, ternyata PT Hamparan Mulya membantu masyarakat kita,” terang Noor Ideal didampingi Pelaksana Harian Yayasan Panglima Batur Muara Teweh Ir H Chandrayanto MM, Wakil Direktur Ilhan MM dan Juli Chandra MEng.

Apalagi masyarakat saat ini mengalami kesulitan membiayai pendidikan sampai sarjana karena itu, Noor Ideal berterimakasih atas berjalannya program satu desa satu sarjana yang dilaksanakan PKG.

Noor Ideal menambahkan, Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kaitannya dengan pendidikan, PKG bisa juga menunjuk perwakilan untuk mengajar sebagai dosen tamu di Polimat.

Kemudian untuk penelitian dan pengabdian, mahasiswa semester akhir dapat diperkenankan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 2,5 bulan di perusahaan.

Pada kesempatan itu, KTT PT HM, AM Harjanto menyampaikan, pihaknya ingin berpartisipasi dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sebenarnya ada delapan pilar, nomor satunya pendidikan. “Kita punya tujuan yang sama dalam pembinaan desa dan masyarakat,” jelas Harjanto yang hadir didampingi CSR PKG, Ari Wibowo dan Ansorie Pariadie.

Pernyataan Harjanto ditambahkan Ari Wibowo, dia menyebutkan, perusahaan mempunyai kewajiban kepada masyarakat tidak hanya di bidang pendidikan, namun bidang lainnya juga.

Selama ini PKG menjalin kerjasama dengan dinas teknis, karena kemampuan perusahaan terbatas.

“Mudah-mudahan kami bisa mengandeng Politeknik Muara Teweh di bidang lainnya,” tuturnya.(Red)

91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d

kabarbor

Artikel Terkait