Pekerjaan Jembatan Penyeberangan Muara Teweh – Jingah Akan Segera Diresmikan

IMG-20211118-WA0013

MUARA TEWEH – Jembatan konstruksi baja yang melintasi Sungai Barito menghubungkan Kelurahan Melayu kota Muara Teweh dengan Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah Telah rampung dikerjakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik melalui Kepala Bidang Bina Marga Dedi, mengatakan rencananya peresmian jembatan yang menghubungkan kota Muara Teweh-Kelurahan Jingah dilaksanakan pada akhir Oktober 2021 lalu.

Dikatakan Ndedi, sebelumnya peresmian jembatan tersebut dijadwalkan pada bulan Oktober 2021 lalu, namun dengan adanya beberapa fasilitas jembatan yang rusak dan belum selesai dikerjakan, akhirnya peresmian jembatan tersebut ditunda dan menunggu semua sarana dan prasarana yang ada di jembatan selesai dikerjakan.

“Namun karena ada beberapa fasilitas jembatan yang pekerjaanya masih belum diselesaikan, seperti neon box yang hampir seluruhnya rusak. Neon box yang rusak diganti dengan dilapisi plat baja. Saat ini neon box yang ada di kiri dan kanan jembatan semuanya sudah terpasang,” kata Dedi, Kamis 18 November 2021.

Saat ini, jelas dia, pihaknya masih menunggu rangka untuk papan nama jembatan yang masih dalam proses pembuatan. Rangka untuk papan nama jembatan yang nanti dipasang tepatnya di tangga naik jembatan. Untuk prasasti sudah selesai dikerjakan. Dan untuk nama jembatan juga sudah diserahkan ke DPRD.

“Apabila semua pekerjaan sudah rampung, termasuk pemasangan rangka untuk papan nama jembatan, kita laporkan ke bupati, setelah itu Bupati H Nadalsyah akan melakukan peninjauan lapangan jembatan melihat apa-apa yang perlu dipersiapkan untuk peresmian jembatan ini serta menunggu jadwal bupati,” kata dia.

Ia juga mengatakan bahwa target pihaknya dalam waktu secepatnya jembatan Muara Teweh – Jingah yang dibangun akan diresmikan. “Secepatnya jembatan ini akan diresmikan dan bisa fungsional digunakan oleh masyarakat,” katanya.

Jembatan Muara Teweh-Jingah ini merupakan salah satu ikon Barito Utara yang mengintegrasikan di Jalan Panglima Batur ke Kelurahan Jingan dan Kelurahan Jambu untuk nantinya wisata religi ke Islamic Center.

Pembangunan jembatan kebanggaan masyarakat Kabupaten Barito Utara yang melintasi Sungai Barito ini dengan konstruksi utama bagian atas menggunakan pelengkung/busur (Arch Bridge).

Pembangunan jembatan konstruksi rangka baja lengkung dan beton sepanjang sekitar 332 meter, lebar 5 meter serta bentang tengah jembatan 220 meter ini dikerjakan selama empat tahap (dari tahap I sampai V) sebesar Rp 103,8 miliar yakni dari APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp 73,9 miliar atau 71,21 persen sedangkan dana bantuan Provinsi Kalteng sebesar Rp29,9 miliar atau 28,79 persen.(Red)

91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d

kabarbor

Artikel Terkait