Dewan Imbau Masyarakat Antisipasi Banjir

By kabarbor - May 14, 2022 |
Post View : 304
Views
IMG-20220515-WA0007

Ket foto : Anggota Komisi III DPRD Barito Utara, Iqbal Reza Erlanda

MUARA TEWEH – Tingginya curah hujan dibeberapa wilayah di Kabupaten Barito Utara (Barut) menyebabkan sebagian desa terendam banjir dengan ketinggian yang terbilang cukup tinggi antara 30 hingga 50 cm bahkan ada juga hingga ketinggian 1,5 meter.

Berdasarkan pantauan BMKG kota Palangka Raya, sejak beberapa waktu lalu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi telah mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Barito Utara.

Anggota Komisi III DPRD Barito Utara, Iqbal Reza Erlanda mengatakan seperti yang kita ketahui saat dikeluarkannya pemberitahuan dari BMKG terkait perkiraan cuaca di beberapa daerah khususnya Barito Utara sendiri yang juga terkena dampak hujan tersebut.

“Saya minta kepada masyarakat di daerah ini yang bertempat tinggal di dataran rendah ataupun di pegunungan agar kiranya dapat berhati-hati, dan jika terdapat hal yang tidak dapat ditangani sendiri maka baiknya menghubungi intansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) maupun Polsek setempat,” jelas Iqbal, Jumat 13 Mei 2022.

Dikatakan Iqbal, saat ini kita memasuki musim hujan yang tidak dapat diperkirakan, maka dari itu agar kita semua dapat menyiagakan akan banjir susulan yang datang kembali nantinya.
“Guna mengantisipasi banjir, ketua RT bersama masyarakat dapat bergotong royong untuk melakukan kerja bakti untuk pembesihan lingkungan sekitar terutama saluran pembuangan air ataupun aliran sungai yang dipadati sampah,” kata dia.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, H Gazali Montallatua melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, M Murdianoor memberikan imbauan kepada masyarakat yang khususnya berada disekitar bantaran sungai maupun anak sungai Barito untuk tidak membuang sampah di sungai, yang mana dampaknya akan mengalami banjir hingga kerusakan lingkungan.

“Ada beberapa hal untuk mewaspadai datangnya bencana banjir seperti memantau informasi cuaca dari BMKG, menyiagakan tim saga bencana (memantau kondisi lapangan, melakukan koordinasi dengan aparatur desa mempersiapkan evakuasi), menyimpan barang yang penting ke tempat aman, hindari pohon besar, baliho dan saluran air atau gorong-gorong serta selalu terapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun),” kata dia.(RD)

91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d

kabarbor

Artikel Terkait